PUISI: NISTA

Senin, 29. September 2008 pukul 16:41 | Ditulis dalam Lembaga Majalah Seminari, Puisi | 1 Komentar

NISTA

 

Cah’ya terang kini terkatub badai kegelapan

Namun, kuhanya terduduk tertindas kepedihan

Kekerasan mewarnai gejolak aurah jiwa

Yang menjadi kepuasan batin belaka

Tapi……..

Pantaskah Nista itu menaungi jiwa-jiwa?

 

Cacat-cacat cela masuk lewat perbuatan nista

Merobek suara tangisan hati

Dan aku……..

Terdiam terselimuti dunia keji

Seberapa besarkah kemurahan hatimu?

 

Dunia keji mengatup tertunduk lesu

Tatapan wajah memandang ke arahku

Mengeram dendam, melahirkan nista

Mampukah aku menahan sakitku?

 

Dendam……

Dengki…….

Nista…….

Bukanlah kehidupan semata

 

 

Gery Valens Rejendi

Probatorium A 2007/2008

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. mantap……


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: