PUISI: MATI

Senin, 29. September 2008 pukul 16:40 | Ditulis dalam Lembaga Majalah Seminari, Puisi | Tinggalkan komentar

MATI

 

Sudah berjam-jam aku di sini

Lama sudah…..

Kuterjongkok menanti gerak

Namun tak kunjung hadir

Tak ada nyali aksi

           

            Lolongan manusia melarat

            Harapkan serpih-serpih kepedulian

            Dari mereka yang diberi kehormatan

            Yang senang mencabik jiwa-jiwa melarat

 

Hening jiwa tercabik jadinya

Ketika lolongan dibalas cibiran

Tak peduli hati yang tersayat

Hanya tau harga dan wibawa

           

            Hei manusia laknat!

            Aku tahu kita beda harga

            Engkau mahal, aku murah, murahan….

            Hanya tahu nyawa sabung nyawa

            Tanpa pengorbanan semata

 

Patrisius Doli

Gramatika B 07/08

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: