PELATIHAN PENYIAR RADIO TAHAP II

Selasa, 28. Agustus 2007 pukul 18:03 | Ditulis dalam Umum | 5 Komentar

penyiar.JPG

Setelah menyiar selama kurang lebih enam (6) bulan di Radio KARINA (FM 98.7), sembilan belas (19) seminaris kembali mengikuti Pelatihan Tahap II. Kesembilan belas siswa tersebut terdiri dari 5 siswa Probatorium, 5 siswa Grammatica, 4 siswa Syntaxis, dan 5 siswa Poesis. Pendamping pelatihan ini adalah David Simbolon, seorang aktivis radio serta pemilik V-Radio di gelombang 94.00.

Tujuan pelatihan tersebut adalah (1) melahirkan seminaris yang handal dan berdaya guna di tengah-tengah umat; (2) melahirkan para calon imam yang kreativ dan terampil menjadi public-speaking; (3) melahirkan para calon imam yang siap bersaing dalam upaya peningkatan potensi diri; (4) menciptakan generasi umat katolik yang professional dalam bidang penyiaran (reporter dan penyiar).

Rektor Seminari, P. Daniel Erwin Manullang OFM Cap, menyatakan bahwa Seminari Christus Sacerdos tidak akan berhenti pada pelatihan ini. Selanjutnya, demi meningkatkan profesionalisme seminaris dalam hal produksi, dan untuk mengaktualisasi ilmu dan bakat yang dimiliki para seminaris, maka akan diadakan PELATIHAN PRODUKSI. Para seminaris akan dilatih membuat rekaman permenungan singkat, terampil membuat iklan atau pengumuman, ataupun karya seni. Tentu fasilitas untuk mewujudkan rencana tersebut sedang diupayakan. Seminari belum puas bila seminaris hanya pandai berceloteh di depan microphone, tetapi perlu menghasilkan sesuatu. Harus produktif!

Sejak dua (2) minggu yang lalu hingga satu bulan ke depan, para penyiar seminari telah dan akan menyiar di V-Radio (FM 94) pada pkl. 13.30-15.00. Bila nanti dirasa sudah mantap, maka para seminaris akan kembali menyiar di radio Karina (98.7) pada pkl. 16.00-17.00. Viva Seminari!

5 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Ternyata Seminari sekarang sudah beda, sudah berkembang.. dibanding saya dulu (1999-2003), lebih kreatif. Selamat juga buat webnya, saya bisa lagi melihat seminari walaupun dari jauh. saya begitu rindu dengan seminari, semoga seminari makin maju. salam rindu buat P. Erwin Manullang dan semuanya.

    Jekson
    Jakarta

  2. Question:
    Apa maksud dan tujuan yang hendak dicapai dengan adanya pelatihan penyiar radio ini, Pastor?
    Lalu, pengaruh positifnya terhadap pembinaan seminaris sebagai calon imam adalah……?
    Perlu diperhatikan bahwa mungkin ada akibat negatif dari penyiaran in……….dilihat dari jumlah yang terlibar, itu hanya sebagian dan tidaklah menyangkut seminaris secara umum….DEO GRATIAS

  3. Gereja Katolik merayakan hari Komunikasi Sedunia.
    Lewat perayaan itu Gereja menekankan penggunaan alat-alat komunikasi untuk mewartakan kabar gembira. Sudah sangat biasa juga bahwa renungan atau kotbah tidak saja disampaikan di mimbar, tetapi lewat televisi, koran, radio, internet bahkan sms.
    Kalau begitu… tentu calon-calon imam sejak dini harus dilatih menggunakan berbagai alat komunikasi.
    Mengenai jumlah…. mungkin adalah alasan atau latar belakang hingga jumlahnya dibatasi. Semoga di masa yang akan datang lebih banyak lagi.

  4. kerenz..
    jadi bakalan banyak adik2 gue yang kelak bakaln jadi pengikut gue dalm public cimunication…
    tapi gue pengen suatu saat ada mengudara demikian
    “..u are stil with us..fly in fly by our musics n joke, just stay tune 100.3 Seminari Fm( Ato apalah)…)
    punya radio sendiri gitu……………

  5. T O P B G T
    alias
    top banget

    “Meski ikut’in perkembangan zaman yang makin g4ul ja
    te2p pnya pend’rian n’ iman yang kuat yaw Bro…”

    cayooooo…. SEMINARI

    Ju’P
    4nak Sky Thumband


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: