Harapan Di Tepian Bulan

Jumat, 8. Juni 2007 pukul 21:19 | Ditulis dalam Lembaga Majalah Seminari, Puisi | Tinggalkan komentar

Hawa dingin menusuk-nusuk kulitku

Hingga ke tulangku….

Angan-angan cinta kutenun dibenakku

Juga di relung hatiku….

 

Mataku memandang, memandang fana

Pikirku melayang, melayang ke angkasa

Semua ini menyata di malam kala

Ketika rembulan tertawai duka

 

Sepuluh menit tak terasa berlalu

Tak kurasa, mataku sembab menahan pilu

Kembali kupandang rumah roboh yang membisu

Di sana bapa mamaku terbujur kaku

 

Kini semua terhembus sudah oleh angin buritan

Asa anganku telah robek oleh taring-taring keganasan

Harapan hidup di tepian bulan

Kini tinggal kenangan, tak terlukiskan

 

Karya : Kaisar.O.Sihombing, Probatorium-A

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: