DONOR DARAH

Jumat, 8. Juni 2007 pukul 21:28 | Ditulis dalam Lembaga Majalah Seminari | Tinggalkan komentar

Wanto masih duduk di bangku SD. Suatu hari ia bertanya kepada guru agama.

Wanto : “Pak, apakah pastor-pastor itu semua ikut menjadi anggota donor darah, yach?”

Guru : “Ah, nggak. Emangnya kenapa?

Wanto : “Lha, saat misa mereka suka berkata, “Inilah darahku yang dikurbankan bagimu…”

Guru : “?!?!?”

Aluisius Lumban Gaol, Gramatica 2006/20007

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: